Well, kebanyakan dari kita memang hanya tertarik dengan pihak cewek saat drama putus cinta terjadi. kenapa? Karena cewek lebih ekplosif, lebih cetar dan cenderung membesar-besarkan masalah. Belum lagi linangan airmata yang membuat suasana sedih semakin terasa. Orang mana yang tak bersimpati dengan perempuan depresi yang baru saja ditinggal kekasih? iya kan? tapi pernahkah kalian berfikir, bagaimana mereka, para cowok menghadapi kenyataan pahit itu? Let's see it
1. Cowok Juga Manusia
Seperti kata pepatah, dalam diri manusia ada segumpal daging, daging itulah yang kita sebut sebagai hati (meski tidak merujuk pada bentuk fisiknya) tidak pernah dikatakan hanya cewek yang memilikinya. jadi sebenarnya, apa yang dialami cewek saat patah hati (Depresi, kecewa, marah, sedih, etc) juga dialami cowok. Jangan terlalu kejam pada mereka girls, mereka juga manusia. Hanya saja, status 'cowok' memberi batasan bagaimana mereka harus mengungkapkan perasaan. rasa superior yang ditanamkan sejak kecil juga menjadi faktor penentu. Percayalah, ini nyata.
2. Cowok Juga bisa Menangis
pernah lihat cewek yang menangis tersedu setelah diputuskan? Ah, itu sih biasa. Bagaimana dengan cowok? Apakah mereka juga menangis. Jawabannya,Ya! mereka juga menangis. Hanya saja caranya berbeda. Mereka cukup diam, termenung, dan airmata meleleh begitu saja. Beberapa cowok mengalami fase penyesalan setelah drama putus cinta terjadi. Saya mengenal seseorang yang bahkan sampai setahun setelah putus cinta, dia masih memiliki 'malam berdarah' saat mengingat sang mantan. Sedih bukan?
3. Cowok Juga Butuh Teman Curhat.
Tidak percaya? Saya juga awalnya berfikir begitu sampai saya sadar, begitu banyak sahabat cowok yang menjadikan saya 'tong sampah' mereka secara tidak langsung. Mereka biasanya akan membahas sesuatu secara santai dengan beberapa pertanyaan retorik. Itu membuat sesi curhat seperti obrolan biasa. Beberapa nyaman untuk curhat dengan sesama cowok, tapi 4 dari 5 akan memilih sahabat cewek yang dipercayainya. Itu karena kita punya segudang nasehat (yang kadang kita sendiri juga membutuhkannya). Saat cowok tiba-tiba bertanya, "Kenapa harus selalu kalian yang butuh dimengerti?" sebenarnya dia ingin diberi ruang untuk menumpahkan uneg-unegnya. Dengarkan dia, jadilah sahabat yang baik.
4. Cowok Juga Butuh Nasehat
Butuh nasehat bukan berarti mereka senang diceramahi ya. Setelah putus cinta, seperti cewek, para cowok juga ingin mendengar opini orang lain tentang kegagalan cintanya. Nasehat itu tidak begitu penting sebenarnya, yang terpenting, mereka mendengar feedback dari apa yang mereka bicarakan.
Akan ada pertanyaan keluar, "Menurutmu, selama ini memangnya saya overprotektif?" atau "Menurutmu sebaiknya saya harus bagaimana?". Beri dia nasehat secukupnya, jangan berlebihan. Sesuatu yang berlebihan hanya akan meninggalkan kesia-siaan.
5. Mereka Hanya bersikap Sok Tegar
Ini mungkin sedikit kontroversial, tapi ini benar. Cowok akan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa, meski mereka harus gigit jari saat menoleh kebelakang. Kamu harus memakluminya girls. Itu penting untuk menunjukkan seberapa kuatnya mereka. Cowok lemah tidak laku di dunia ini. Itu tuntutan yang harus mereka jalani.
Bagaimana?? sudahkah kalian bersimpati pada teman cowok kalian. Jangan hanya menyalahkan mereka, cobalah pahami beratnya beban yang mereka pikul demi mempertahankan eksistensi. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan perhatian seperti teman cewek kalian saat mengalami patah hati. Selalau ingat poin pertama.
Seperti pada kasus-kasus humanis lainnya, apa yang saya tulis diatas bisa saja tidak berlaku pada sebagian orang, terutama yang menganggap hubungan mereka adalah sebuah permainan. Ini hanya akan bisa dipahami oleh mereka yang menggunakan hati dalam membangun sebuah hubungan.
Percayalah, saya sudah mengalami setiap poinnya? Tidak percaya? sayang sekali saya tidak bisa membuktikannya. Silakan lakukan sendiri risetmu untuk membuktikan kebenarannya. Ciayoooo!!
Salam hangat - IndiGen

Tidak ada komentar:
Posting Komentar